Thursday, November 1, 2018

MAKALAH STATISTIKA (pengertian dan kegunaan statistika)


BAB I
PENDAHULUAN


    A.  Latar belakang
Definisi statistika menurut para ahli atau Pengertian statistika menurut para ahli – Statistik berasal dari kata state yang artinya negara. Dalam pengertian yang paling sederhana statistik artinya data. Dalam pengertian yang lebih luas, statistik dapat diartikan sebagai kumpulan data dalam bentuk angka maupun bukan angka yang disusun dalam bentuk tabel (daftar) dan atau diagram yang menggambarkan (berkaitan) dengan suatu masalah tertentu.

    B.  Rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka dirumuskan beberapa masalah tentang latar belakang Statistika:
2.Konsep Dasar Statistika
3.Metode Statistika

     C.  Tujuan
Tujuan penulisan ini sebagai berikut :
1.  Mengasah kemampuan penulis secara akademik untuk membahas tentang Statistika.
2.  Untuk menambah wawasan atau pemahaman terhadap Statistika.
3.  Mencapai nilai yang memuaskan.

    D.  Manfaat
Dengan penulisan ini semoga bermanfaat bagi :

1.  Siswa dalam menggali ilmu dan pengetahuan tentang Statistika.
2.  Sebagai bahan bacaan bagi teman – teman dalam menggali ilmu tentang statistika.







BAB II
PEMBAHASAN



Statistika
Penggunaan Statistika sudah dikenal sebelum abad 18, pada saat itu negara-negara Babilon, Mesir dan Roma mengeluarkan catatan tentang nama, usia, jenis kelamin, pekerjaan dan jumlah anggota keluarga. Kemudian pada tahun 1500, pemerintahan Inggris mengeluarkan catatan mingguan tentang kematian dan tahun 1662, dikembangkan catatan tentang kelahiran dan kematian. Baru pada tahun 1772-1791, G. Achenwall menggunakan istilah statistika sebagai kumpulan data tentang negara. Tahun 1791-1799, Dr.E.A.W Zimmesman mengenalkan kata statistika dalam bukunya Statistical Account of Scotland. Tahun 1981-1935 R. Fisher mengenalkan analisa varians dalam literatur statistiknya.

Di Indonesia Pengantar Statistika telah dicantumkan dalam kurikulum matematika Sekolah Dasar sejak tahun 1975. Hal itu disebabkan karena sekitar lingkungan kita berada selalu berkaitan dengan Statistik. Misalnya di kantor kelurahan kita mengenal statistik desa, di dalamnya memuat keadaan penduduk mulai dari banyak penduduk, pekerjaannya, banyak anak, dan sebagainya.

2.2. Konsep Dasar Statistika
Dalam mengaplikasikan statistika terhadap permasalahan sains, industri, atau sosial, pertama-tama dimulai dari mempelajari populasi. Makna populasi dalam statistika dapat berarti populasi benda hidup, benda mati, ataupun benda abstrak. Populasi juga dapat berupa pengukuran sebuah proses dalam waktu yang berbeda-beda, yakni dikenal dengan istilah deret waktu.

Melakukan pendataan (pengumpulan data) seluruh populasi dinamakan sensus. Sebuah sensus tentu memerlukan waktu dan biaya yang tinggi. Untuk itu, dalam statistika seringkali dilakukan pengambilan sampel (sampling), yakni sebagian kecil dari populasi, yang dapat mewakili seluruh populasi. Analisis data dari sampel nantinya digunakan untuk menggeneralisasi seluruh populasi.

Jika sampel yang diambil cukup representatif, inferensial (pengambilan keputusan) dan simpulan yang dibuat dari sampel dapat digunakan untuk menggambarkan populasi secara keseluruhan. Metode statistika tentang bagaimana cara mengambil sampel yang tepat dinamakan teknik sampling.

Analisis statistik banyak menggunakan probabilitas sebagai konsep dasarnya hal terlihat banyak digunakannya uji statistika yang mengambil dasar pada sebaran peluang. Sedangkan matematika statistika merupakan cabang dari matematika terapan yang menggunakan teori probabilitas dan analisis matematika untuk mendapatkan dasar-dasar teori statistika.

Berdasarkan jenisnya, statistik dibedakan menjadi dua, yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik deskriptif adalah statistik yang berkenaan dengan metode atau cara mendeskripsikan, menggambarkan, menjabarkan, atau menguraikan data.
  • Statistik inferensial adalah statistik yang berkenaan dengan cara penarikan kesimpulan berdasarkan data yang diperoleh dari sampel untuk menggambarkan karakterisktik atau ciri dari suatu populasi. Dengan demikian dalam statistik inferensial dilakukan suatu generalisasi (perampatan atau memperumum) dan hal yang bersifat khusus (kecil) ke hal yang lebih luas (umum). Oleh karena itu, statistik inferensial disebut juga statistik induktif atau statistik penarikan kesimpulan.
  • Statistik deskriptif yaitu statistik yang digunakan untuk analisa data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa ada tujuan membuat kesimpulan untuk generalisasi.
Statistik Parametrik dan Non-Parametrik
StatistikPARAMETRIK merupakan ilmu statistika yang mempertimbangkan jenis sebaran/distribusi data, yaitu apakah data menyebar normal atau tidak. Pada umumnya, Jika data tidak menyebar normal, maka data harus dikerjakan dengan metode Statistika non-parametrik, atau setidak-tidaknya dilakukan transformasi agar data mengikuti sebaran normal, sehingga bisa dikerjakan dg statistika parametrik.
Statistik NON-PARAMETRIK tidak menetapkan syarat-syarat yang mengenai parameter populasi yang merupakan induk sampel penelitinya, metode ini adalah prosedur pengujian hipotesa yang tidak mengansumsikan pengetahuan apapun mengenai sebaran.

2.3. Metode Statistika
Dua jenis penelitian: eksperimen dan survey
Terdapat dua jenis utama penelitian:
·         pertama eksperimen dan kedua survei.
·         Keduanya sama-sama mendalami pengaruh perubahan pada peubah penjelas dan perilaku peubah respon akibat perubahan itu. Beda keduanya terletak pada bagaimana kajiannya dilakukan.

Suatu eksperimen melibatkan pengukuran terhadap sistem yang dikaji, memberi perlakuan terhadap sistem, dan kemudian melakukan pengukuran lagi  dengan cara yang sama terhadap sistem yang telah diperlakukan untuk mengetahui apakah perlakuan mengubah nilai pengukuran.

Dalam survey, di sisi lain, tidak dilakukan manipulasi terhadap sistem yang dikaji. Data dikumpulkan dan hubungan (korelasi) antara berbagai peubah diselidiki untuk memberi gambaran terhadap objek penelitian. Teknik-teknik survey dipelajari dalam metode survei.

Penelitian tipe eksperimen banyak dilakukan pada ilmu-ilmu rekayasa, misalnya teknik, ilmu pangan, agronomi, farmasi, pemasaran (marketing), dan psikologi eksperimen.

Penelitian tipe observasi paling sering dilakukan di bidang ilmu-ilmu sosial atau berkaitan dengan perilaku sehari-hari, misalnya ekonomi, psikologi dan pedagogi, kedokteran masyarakat, dan industri.

Statistika memiliki beberapa kegunaan diantaranya:
Ø  Membantu penelitian menggunakan dalam sampel sehingga peneitian dapat bekerja efisien dengan hasil yang sesuai dengan objek yang ingin di teliti.
Ø  Membantu penelitian untuk membaca data yang telah terkumpul sehingga peneliti dapat menggambil keputusan yang tepat.
Ø  Membantu peneliti untuk melihat ada atau tidaknya perbedaan antara kelompok satu dengan yang lain atas objek yang diteliti.
Ø  Membantu peneliti dalam menentukan prediksi untuk waktu yang akan datang.
Ø  Membuat penelitian dalam melakukan interprestasi atas data yang terkumpul.
Ø  Pemerintah menggunakan statistika untuk menilai hasil pembangunan masalalu dan merencanakan masa mendatang.
Ø  Pimpinan menggunakannya untuk pengangkatan pegawai baru, pembelian peralatan baru.
Ø  Para pendidik menggunakannya untuk meihat kedudukan siswa,prestasi,efektifitas metode pembelajaran.
Ø  Para psikolog menggunakan statistika untuk membaca hasilpengamatan baik melalui tes maupun observasi lapangan.















BAB III
PENUTUP

Simpulan

Statistika memberikan alat analisis data bagi berbagai bidang ilmu. Kegunaannya bermacam-macam: mempelajari keragaman akibat pengukuran, mengendalikan proses, merumuskan informasi dari data, dan membantu pengambilan keputusan berdasarkan data. Statistika, karena sifatnya yang objektif, sering kali merupakan satu-satunya alat yang bisa diandalkan untuk keperluan-keperluan di atas.

Perhitungan statistika modern banyak dilakukan oleh komputer, dan bahkan beberapa perhitungan hanya dapat dilakukan oleh komputer berkecepatan tinggi, misalnya jaringan saraf tiruan. Revolusi komputer telah membawa implikasi perkembangan statistika di masa mendatang, dengan penekanan baru pada statistika eksperimental dan empirik.

Saran
Penulis menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya pada pembaca apabila terdapat kesalahan dalam penulisan ataupun kekeliruan dalam penyusunan makalah ini. Untuk itu, saran dan kritikan dari pembaca sangat diharapkan demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata, semoga makalah ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan kita terutama mengenai Statistika.


Study Account
Really Account


No comments:

Post a Comment